Ia menjelaskan bahwa pada penyelenggaraan tahun ini, Kementerian ESDM bersama para stakeholder menyediakan sebanyak 33 unit bus yang akan mengangkut para pemudik ke berbagai daerah tujuan, seperti Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Palembang, hingga Medan.
Hal ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus meningkatkan keselamatan selama arus mudik.
Baca Juga:
Jaga Kenyamanan Ibadah, PLN Amankan Pasokan Listrik Sumatera Utara Saat Ramadan
"Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang menjalankan mudik selalu dalam lindungan Allah SWT, selamat sampai di tujuan dan bisa merayakan Hari Raya Idulfitri nanti. Kami keluarga besar Kementerian ESDM dan seluruh BUMN sektor energi juga mengucapkan mohon maaf lahir batin, selamat merayakan Hari Raya Idulfitri," ucap Bahlil.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut dan menegaskan komitmen PLN dalam mendukung kebijakan pemerintah.
Menurutnya, partisipasi PLN dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan mudik yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta aman bagi masyarakat.
Baca Juga:
Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Program Ramah Lingkungan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (ketiga dari kiri) didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) berjalan menuju salah satu bus untuk menyapa peserta Mudik Bareng Sektor ESDM 2026 sebelum diberangkatkan dari Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (20/03/2026).
“Mudik Bareng Sektor ESDM 2026 ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kami mendorong upaya bersama dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, menekan jumlah kendaraan pribadi di jalan, serta menghadirkan perjalanan yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Di sisi lain, PLN juga memastikan kesiapan sistem kelistrikan nasional dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.