Perseroan memproyeksikan beban puncak listrik mencapai 35.017 MW dengan daya mampu pasok sebesar 51.967 MW, sehingga terdapat cadangan daya yang cukup besar yakni sekitar 16.950 MW.
Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari asesmen menyeluruh hingga pemeliharaan infrastruktur kelistrikan dari hulu hingga hilir jauh sebelum periode RAFI dimulai.
Baca Juga:
Jaga Kenyamanan Ibadah, PLN Amankan Pasokan Listrik Sumatera Utara Saat Ramadan
Hal ini dilakukan untuk menjamin keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, serta tanpa gangguan.
“Sebagai perusahaan yang diamanahi menjaga keandalan listrik nasional, PLN telah mempersiapkan seluruh infrastruktur, mulai dari pembangkit, transmisi, hingga distribusi, dalam kondisi optimal sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan listrik yang andal selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Melalui kesiapan ini, PLN ingin terus hadir untuk masyarakat, mendukung kebutuhan dari momen mudik hingga perayaan Idulfitri sehingga masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga dengan penuh kehangatan,” tutup Darmawan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.