Arief menambahkan setelah kondisi aman, maka PLTU bisa dioperasikan. Dari posisi mesin mati, PLTU memerlukan waktu 8-10 jam untuk bisa menghasilkan uap. Diharapkan PLTU Jeranjang akan dapat kembali masuk menyuplai Sistem Kelistrikan Lombok pada Kamis (26/4).
"Kami mohon doa, semoga upaya yang dilakukan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Sistem Kelistrikan Lombok kembali normal sesegera mungkin," ucapnya.
Baca Juga:
Kasus Pelecehan Seksual, 16 Pengacara Bela Agus Difabel
PLTU Jeranjang di Desa Kebon Ayu, Lombok Barat, merupakan salah satu pembangkit terbesar yang menjadi backbone utama Sistem Kelistrikan Lombok dengan kapasitas 3 x 25 mega Watt (MW), selain PLTMGU Lombok Peaker yang berada di Ampenan, Tanjung Karang, Kota Mataram. [eta]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.