Langkah tersebut diarahkan untuk menangkap peluang pasar perawatan pesawat nasional yang sekitar 46 persen di antaranya masih dilakukan di luar negeri.
Transaksi utama bisnis MRO ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2026.
Baca Juga:
Boarding Pass Sudah di Tangan Tapi Puluhan Penumpang Gagal Terbang, Super Air Jet Dilaporkan
Penguatan konektivitas terpadu juga disiapkan melalui penyediaan transportasi darat reguler yang menghubungkan Bandung Raya, Cirebon, hingga wilayah Jawa Tengah langsung ke bandara.
Seluruh pengembangan dipusatkan di kawasan Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, yang akan terintegrasi dengan Rebana Metropolitan serta memiliki akses strategis ke Pelabuhan Patimban dan Cirebon melalui Tol Cisumdawu dan Cipali.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.