WahanaNews.co | Adanya platform online sangat membantu pelaku usaha untuk tetap bertahan. Terutama di masa pandemi Covid-19. Tak terkecuali para pedagang pasar.
Padalnya, selama pandemi ini, tren belanja kebutuhan secara online pun meningkat.
Baca Juga:
Hujan Dini Hari Picu Banjir, 106 RT dan 14 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
Hal inilah yang seharusnya menjadi peluang para pedagang pasar untuk mendapatkan keuntungan yang besar.
Yuni, salah satu pedagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, mengatakan, sejak masuk ke platform online usaha sayuran dan usaha sembakonya melejit naik.
"Bahkan sejak masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari pertama, omzet naik 200 persen, bahkan pas PSBB diganti ke PPKM juga tetap naik," ujar Yuni di Pasar Kramat Jati, Kamis (3/2/2022).
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo–Gibran Apresiasi Lonjakan Investasi Jakarta, Aglomerasi Jabodetabekjur Dinilai Kian Strategis bagi Ekonomi Nasional
Yuni mengaku dirinya memanfaatkan plaftorm online seperti website resmi Pasar Keramat Jati hingga WhatsApp. Konsumennya pun datang dari berbagai wilayah seperti Jakarta Barat, Jakarta Utara hingga Bekasi.
Bahkan dirinya pernah mendapatkan pesanan secara online dari anggota DPR RI. "Iya kemarin dapat orderan dari DPR langsung kita anterin ke Rempoa kemarin," ungkap Yuni.
Yuni juga mengatakan, sejauh ini dirinya tidak merasa sulit untuk masuk ke platform online lantaran mudah, hanya menggunakan WhatsApp saja.