Ferrero selaku produsen cokelat itu telah menarik produk bermerek Kinder Surprise secara sukarela meski diklaim tidak terdeteksi bakteri Salmonella dalam produk mereka.
Sebanyak 63 anak menjadi korban keracunan bakteri itu dengan gejala yang ditimbulkan adalah diare, demam, dan kram perut.
Baca Juga:
Dari Amplop Rp 3 Miliar hingga Setoran Bulanan Rp 5 Miliar, John Field Buka-bukaan di Sidang
"Tidak sampai menyebabkan kematian," imbuh keterangan itu.
BPOM menegaskan seluruh produk cokelat merek Kinder yang ditarik di Inggris itu tidak terdaftar di BPOM.
Baik Kinder Joy, Kinder Joy for Boys, maupun Kinder Joy for Girls, seluruhnya diproduksi oleh Ferrero India PVT, LTD.
Baca Juga:
Netty Soroti Tantangan Pengawasan Obat Era Digital, Edukasi Publik Harus Diperkuat
Meski begitu, BPOM tetap akan melakukan random sampling dan pengujian produk merek Kinder yang terdaftar di seluruh wilayah Indonesia.
Langkah itu diambil untuk melindungi masyarakat dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
BPOM juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan bila menemukan produk cokelat merek Kinder yang tidak terdaftar di BPOM.