Langkah itu dilakukan agar perkembangan situasi di lapangan dapat dipantau secara real time dan seluruh keputusan operasional diambil secara hati-hati.
Keberhasilan Pertamina Gamsunoro melewati Selat Hormuz dinilai menjadi bagian penting dari upaya PIS menjaga kelancaran operasional pelayaran di tengah situasi geopolitik yang belum sepenuhnya stabil.
Baca Juga:
Luhut Bongkar Evaluasi MBG, Sebut Program Terlalu Buru-buru Dijalankan
Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia karena menjadi lintasan penting bagi kapal-kapal pengangkut minyak dan energi.
Sementara itu, armada PIS lainnya yang masih berada di kawasan Teluk Arab, VLCC Pertamina Pride, saat ini masih dalam tahap persiapan sebelum bergerak.
Pergerakan VLCC Pertamina Pride masih menunggu evaluasi menyeluruh terhadap kondisi keamanan, lalu lintas kapal, tingkat kepadatan jalur, serta berbagai risiko lain yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.
Baca Juga:
Babak Baru Kasus Edison, KPK Temukan Dugaan Permainan Opini BPK Muara Enim
PIS juga mempertimbangkan rekomendasi internasional sebelum mengambil keputusan terkait waktu pergerakan VLCC Pertamina Pride.
"Terima kasih atas dukungan dan doa seluruh pihak serta masyarakat Indonesia untuk kapal Gamsunoro. Kami juga memohon dukungan dan doa bagi kapal VLCC Pertamina Pride agar dapat segera melintasi Selat Hormuz dengan aman," pungkas Vega.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.