Ketua Posko Nasional Sektor ESDM periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Erika Retnowati (kedua dari kanan), menyampaikan bahwa dengan sinergi yang apik antar seluruh stakeholder di sektor ESDM, berbagai hambatan maupun kendala dapat diantisipasi sejak awal dan ditangani dengan lebih cepat serta efektif.
“Kami tidak hanya menjaga pasokan listrik secara agregat nasional, tetapi juga memastikan setiap sistem dan subsistem kelistrikan hingga ke level regional dan lokal dalam kondisi yang aman dan andal,” ujar Darmawan.
Baca Juga:
Bahlil Resmikan Bazar Ramadan ESDM, Tegaskan UMKM Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Selain kesiapan sistem kelistrikan, PLN juga mengantisipasi meningkatnya penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat selama masa mudik Idulfitri.
Darmawan menyebutkan bahwa tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Pada periode Idulfitri tahun ini, jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan listrik diproyeksikan bertambah hampir 10 ribu kendaraan.
Baca Juga:
DPR Desak Pemerintah Percepat Pemerataan Listrik hingga Pelosok Desa
Dengan demikian, total pemudik yang menggunakan EV diperkirakan mencapai lebih dari 23 ribu kendaraan, atau meningkat sekitar 1,6 kali lipat dibandingkan Idulfitri 2025.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN memperluas jaringan SPKLU di sepanjang jalur mudik utama.
Saat ini tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi yang tersebar di jalur Trans Sumatra–Jawa–Bali. Jumlah ini meningkat sekitar 1,7 kali lipat dibandingkan periode Idulfitri tahun sebelumnya.