"Lebih awal dari target yang ditetapkan. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Kami melihat PLN menunjukkan komitmen dan kesungguhan yang tinggi dalam memastikan proyek ini selesai dengan cepat tanpa mengesampingkan kualitas," ujarnya.
Sebagai informasi, East Coast Rail Link (ECRL) merupakan proyek pembangunan jalur kereta listrik ganda sepanjang 665 kilometer yang menghubungkan Port Klang di Selangor dengan Kota Bharu di Kelantan.
Baca Juga:
PLN dan Kemendag Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging, Dukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Jalur ini dirancang untuk mendukung mobilitas penumpang sekaligus pengangkutan barang secara efisien.
Sistem transportasi tersebut sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi utama operasionalnya.
Dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan, proyek ini diproyeksikan mampu menekan emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ setiap tahun saat mulai beroperasi pada 2027.
Baca Juga:
Jakarta Electric PLN Mobile Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Lolos ke Final Four
Azreen juga berharap keberhasilan yang diraih PLN dalam proyek ini dapat terus berlanjut pada tahapan pekerjaan berikutnya.
"Kami sangat puas dengan hasilnya dan berharap pencapaian luar biasa ini dapat terus berlanjut pada proyek-proyek berikutnya di Pencawang Seberang Jerteh dan Gombak,” tambahnya.
Keberhasilan penyelesaian proyek ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata Indonesia dalam mendukung pengembangan infrastruktur transportasi rendah karbon di kawasan Asia Tenggara.