Co-founder Adidaya Initiative, Aji Said Iqbal Fajri menyampaikan hal senada terkait dengan pentingnya insentif bagi EBT.
Dia pun meminta agar komisi VII DPR serta pemangku kepentingan untuk meregulasikan insentif bagi penggunaan energi terbarukan.
Baca Juga:
Energi Terbarukan RI Jauh Tertinggal dengan Vietnam Saja Masih Kalah
Upaya ini dilakukan untuk mencapai target bauran energi baru dan terbarukan, sebesar 23 persen pada tahun 2025 sebagaimana tercantum dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).
Produk energi termasuk gas alam ataupun batu bara, menurut Tulus, sebaiknya jangan diekspor secara berlebihan. Artinya, semua kekayaan sumber energi yang dimiliki di Indonesia harus mementingkan kebutuhan di dalam negeri. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.