WAHANANEWS.CO, Hong Kong - Warga di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, mengaku tidak mendengar bunyi alarm kebakaran ketika api besar melanda kawasan tersebut.
Akibatnya, para penghuni harus berinisiatif saling memperingatkan satu sama lain agar segera menyelamatkan diri dari kobaran api yang terus membesar.
Baca Juga:
Dirut Terra Drone Jadi Tersangka, Ini Daftar Kelalaian yang Picu Kebakaran Maut
“Api menyebar begitu cepat. Saya melihat satu selang mencoba menyelamatkan beberapa bangunan, dan saya merasa apinya terlalu lambat,” ujar seorang warga bermarga Suen kepada AFP, Kamis (27/11/2025).
Suen menuturkan, tidak berfungsinya alarm membuat situasi berubah kacau dalam waktu singkat.
Banyak penghuni terbangun setelah mendengar ketukan keras atau bel pintu dari tetangga yang berusaha memberi peringatan dini.
Baca Juga:
Tragedi Tai Po Hong Kong: Korban WNI Meninggal Naik Jadi Sembilan Orang
“Membunyikan bel pintu, mengetuk pintu, memberi tahu tetangga, menyuruh mereka pergi, begitulah situasinya,” katanya.
Pemerintah Hong Kong menyatakan upaya penanganan darurat masih berlangsung dengan melibatkan ratusan petugas pemadam dan tim medis.
Pemerintah juga memastikan penyelidikan komprehensif tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta mengevaluasi potensi kelalaian sistem peringatan dini.