Selain dirinya, sejumlah pejabat tinggi Iran dilaporkan tewas termasuk kepala Garda Revolusi dan menteri pertahanan bersama puluhan pemimpin rezim lainnya.
Di dalam negeri, ribuan warga dilaporkan turun ke jalan di Teheran dan kota-kota besar lainnya pada Sabtu (28/2/2026) malam menuntut perubahan politik.
Baca Juga:
Intelijen Blak-blakan Ungkap Israel-AS Hendak Gulingkan Republik Isalam Iran
Di Galleh Dar, Provinsi Fars, patung Khamenei dilaporkan ditumbangkan dan dibakar oleh massa.
“Apakah aku sedang bermimpi? Selamat datang di dunia baru,” terdengar suara dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.
Di luar Iran, perayaan juga terjadi di sejumlah lokasi termasuk di kawasan London utara yang dikenal sebagai “Little Tehran” ketika warga Iran di pengasingan turun ke jalan merespons kabar tersebut.
Baca Juga:
Blokade Hormuz Melunak, Harga Minyak Brent Rontok di Bawah 100 Dollar
Tak lama setelah gelombang serangan itu, Iran melancarkan serangan balasan dengan menembakkan rudal dan drone ke pangkalan AS serta target sipil di lima negara Teluk.
Rudal Iran dilaporkan menembus sistem pertahanan Iron Dome Israel dan menghantam Tel Aviv sehingga menewaskan satu perempuan dan melukai sedikitnya 20 orang.
Operasi militer, ditegaskan Presiden Trump, akan terus berlanjut hingga tujuan tercapai.