Ancaman itu semakin meningkat usai Rusia menginvasi Ukraina.
"Intimidasi dan ancaman China terhadap Taiwan semakin jelas. Tak ada yang menginginkan perang, tetapi perdamaian tak akan jatuh dari langit," jelas Tsai lagi.
Baca Juga:
Dunia Bertanya-tanya: China Kunci Ruang Udara Super Luas Selama 40 Hari
China bahkan semakin agresif melancarkan provokasi militer sejak dibuat marah Taipei akibat kunjungan sejumlah pejabat Amerika Serikat ke Taiwan pada Agustus lalu.
Sejak itu, China makin getol mengirim puluhan jet tempur dan kapal perang mendekati wilayah Taiwan.
China juga sempat beberapa kali menggelar latihan militer besar-besaran di sekeliling Taiwan.
Baca Juga:
Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh Dekat China, Siaga Perang Baru Asia!
Pada Senin, Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan 43 jet tempur China memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) pulau itu.
Negeri Tirai Bambu dan Taiwan kerap berselisih. China menganggap pulau itu sebagai bagian dari kedaulatannya, tetapi Taipei gigih ingin memerdekakan diri.
China juga berulang kali menegaskan bakal melakukan apa saja, jika perlu dengan paksa, mempertahankan pulau tersebut.