Telur
dari nyamuk yang dimodifikasi kemudian ditempatkan di sekitar kota, seringkali
di rumah orang.
Adi
Utarini mengaku kaget saat mengetahui masuk dalam daftar 10 ilmuwan berpengaruh
dunia versi jurnal Nature.
Baca Juga:
Imbas Kasus Little Aresha, Pratikno Asesmen Ulang Operasional Daycare
"Jujur
di depan saya agak bingung, sempat kaget kok tahu-tahu bisa muncul di sana,
tapi yang jelas rasa syukur yang sangat besar dan itu penghargaan terhadap
seluruh tim penelitian Wolbachia," ujar Adi Utarini,
dikutip Kamis
(17/12/2020).
5. Kepala Litbang
Vaksin Pfizer, Kathrin Jansen
Baca Juga:
Direktur PLN Suroso Isnandar Terpilih Jadi Anggota MWA UGM Periode 2026–2031
Kathrin
Jansen tahu dia mengambil risiko besar.
Ketika
pandemi Covid-19 melanda, vaksin berdasarkan RNA adalah teknologi yang belum
terbukti.
Tidak
ada perusahaan yang berhasil mendapatkan persetujuan untuk menggunakannya pada
manusia sebelumnya.