Telur
dari nyamuk yang dimodifikasi kemudian ditempatkan di sekitar kota, seringkali
di rumah orang.
Adi
Utarini mengaku kaget saat mengetahui masuk dalam daftar 10 ilmuwan berpengaruh
dunia versi jurnal Nature.
Baca Juga:
UGM Kampanyekan Zero Waste dengan Pengelolaan Sampah dan Gaya Hidup Sehat
"Jujur
di depan saya agak bingung, sempat kaget kok tahu-tahu bisa muncul di sana,
tapi yang jelas rasa syukur yang sangat besar dan itu penghargaan terhadap
seluruh tim penelitian Wolbachia," ujar Adi Utarini,
dikutip Kamis
(17/12/2020).
5. Kepala Litbang
Vaksin Pfizer, Kathrin Jansen
Baca Juga:
Pakar UGM Angkat Suara Soal Kantong Teh Celup Disebut Lepaskan Miliaran Mikro Plastik
Kathrin
Jansen tahu dia mengambil risiko besar.
Ketika
pandemi Covid-19 melanda, vaksin berdasarkan RNA adalah teknologi yang belum
terbukti.
Tidak
ada perusahaan yang berhasil mendapatkan persetujuan untuk menggunakannya pada
manusia sebelumnya.