"Militer AS mengirim puluhan pesawat yang dipersenjatai dengan senjata paling mematikan di dunia untuk menjemputnya," kata Donald Trump.
Selain kekuatan udara, pasukan khusus elite Amerika Serikat juga diturunkan dalam operasi tersebut untuk memastikan evakuasi berjalan lancar.
Baca Juga:
Dua Jet Tempur AS Dijatuhkan Iran, Teknologi Senyap EO/IR Bongkar Celah Pertahanan Modern
Salah satu unit yang dikerahkan adalah Navy SEAL Team 6 yang dikenal sebagai pasukan elit dengan kemampuan operasi berisiko tinggi.
Namun, klaim keberhasilan Amerika Serikat tersebut dibantah oleh pihak Iran yang menyebut operasi penyelamatan justru berujung kegagalan.
Iran mengklaim berhasil menembak jatuh dua pesawat dan satu helikopter milik Amerika Serikat dalam upaya penyelamatan tersebut.
Baca Juga:
Seruan Macron Menggema, Dunia Diminta Tak Bergantung pada AS
Perbedaan klaim dari kedua pihak ini semakin memperkeruh situasi dan menunjukkan eskalasi konflik yang terus meningkat antara Amerika Serikat dan Iran.
Ketegangan yang terjadi memperlihatkan bahwa konflik tidak hanya berlangsung di medan tempur, tetapi juga dalam perang narasi antara kedua negara.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.