WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Prancis Emmanuel Macron melontarkan seruan keras agar negara-negara dunia tidak tunduk pada dominasi kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan China.
Macron mengajak negara-negara kekuatan menengah untuk bersatu dan membangun kemandirian guna menghadapi dominasi geopolitik global.
Baca Juga:
Paris Chaos, Bendera One Piece Berkibar di Tengah Gelombang Protes Anti-Macron
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Asia pada Kamis (3/4/2026) yang juga membahas isu keamanan maritim di Selat Hormuz.
Dalam lawatan itu, ia turut menjalin pembahasan kerja sama dengan Jepang dan Korea Selatan yang terdampak kenaikan harga energi global.
"Tujuan kami adalah untuk tidak menjadi pengikut dari dua negara hegemonik. Kami tidak ingin bergantung pada dominasi, katakanlah, China, dan kami juga tidak ingin menjadi terlalu rentan terhadap ketidakterdugaan Amerika Serikat," ujar Macron.
Baca Juga:
Tewaskan 3 Orang, Macron Kecam Serangan terhadap Kurdi di Paris
Ia menekankan bahwa negara-negara Eropa memiliki kesamaan visi dengan Jepang dan Korea Selatan dalam berbagai isu strategis global.
Kesamaan tersebut mencakup komitmen terhadap hukum internasional, demokrasi, perubahan iklim, serta kesehatan global.
Macron juga menyebut sejumlah negara lain seperti Australia, Brasil, Kanada, dan India sebagai mitra potensial dalam membangun koalisi kekuatan menengah.