Dalam aksi saling tembak tersebut, seorang agen Secret Service menjadi sasaran peluru pelaku di titik pemeriksaan keamanan. Beruntung, nyawa agen tersebut berhasil diselamatkan berkat perlengkapan keamanan yang ia kenakan saat bertugas melindungi ring satu kepresidenan.
Mengutip pernyataan resminya, Trump mengonfirmasi kondisi anak buahnya tersebut dalam keadaan stabil meski terkena tembakan langsung.
Baca Juga:
Minta Teheran Telepon AS, Trump Mendadak Lunak ke Iran
"Rompi pelindung itu melakukan tugasnya dengan baik. Agen tersebut sekarang dalam kondisi yang luar biasa," ujar Trump.
3. Identitas Pelaku: Insinyur Asal California
Otoritas keamanan berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai Cole Tomas Allen, seorang pria berusia 31 tahun asal Torrance, California. Allen diketahui bukan orang sembarangan karena ia merupakan lulusan California Institute of Technology (Caltech) tahun 2017 dan baru saja menyelesaikan gelar Master di bidang Ilmu Komputer pada tahun 2025.
Baca Juga:
Viral Trump Minta Kode Nuklir, Ini Faktanya di AS
Mengutip profil profesionalnya, Allen mendeskripsikan dirinya sebagai sosok yang memiliki latar belakang pendidikan mumpuni di bidang sains dan teknologi.
"Saya adalah seorang insinyur mekanik dan ilmuwan komputer berdasarkan gelar, pengembang game independen melalui pengalaman, dan guru sejak lahir," tulis Allen.
4. Senjata Pelaku