Ia menilai langkah tersebut berpotensi memperluas dampak konflik hingga ke jalur perdagangan global.
“Jika mereka memutuskan untuk menutup Selat Bab El Mandeb, Laut Merah, dan pada akhirnya, Terusan Suez, maka kita akan memiliki dua titik rawan utama (yang ditutup) bersama dengan Selat Hormuz,” katanya.
Baca Juga:
Rudal Houthi Melesat ke Jantung Israel, Langit Tel Aviv Tak Lagi Aman
Menurutnya, kawasan tersebut merupakan jalur vital perdagangan dunia yang sangat menentukan stabilitas ekonomi global.
“Ini adalah jalur pelayaran internasional utama untuk perdagangan internasional, jadi saya pikir ini bisa sangat signifikan dari sudut pandang itu,” ujarnya.
Sementara itu, jurnalis Al Jazeera, Nida Ibrahim, menilai pembukaan front baru oleh Houthi akan memberikan tekanan tambahan bagi Israel.
Baca Juga:
Biadab! Israel Rudal Pesawat Haji Yaman, Calon Jemaah Pulang Tanpa Kepastian
Ia menyebut situasi ini berpotensi memicu respons militer lanjutan dari Israel seperti yang terjadi dalam konflik sebelumnya.
“Kami memperkirakan Israel akan membalas serangan ini, seperti yang telah kita lihat mereka lakukan berulang kali ketika Yaman bergabung dalam pertempuran selama perang di Gaza sebagai cara untuk mendukung Palestina,” kata Ibrahim.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.