Angka tersebut bahkan berada di bawah capaian ekonomi mantan Presiden Joe Biden dalam survei serupa sebelumnya.
Selain faktor ekonomi, kebijakan luar negeri Trump turut menuai penolakan luas dari masyarakat.
Baca Juga:
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp573 Juta, FIFA Jadi Sorotan
Tingkat persetujuan publik terhadap perang AS di Iran tercatat hanya 35 persen, turun dari 37 persen pada pekan sebelumnya.
Sebaliknya, kekhawatiran publik terhadap dampak perang semakin meningkat.
Sebanyak 46 persen responden menilai konflik tersebut justru akan membuat Amerika Serikat menjadi kurang aman dalam jangka panjang.
Baca Juga:
Fantastis! Jasa Joki UTBK di Surabaya Dipatok Hingga Ratusan Juta Rupiah
Hanya 26 persen yang percaya bahwa perang tersebut akan meningkatkan keamanan nasional.
Lonjakan harga energi menjadi salah satu dampak langsung yang paling dirasakan masyarakat akibat konflik tersebut.
Dilaporkan, harga rata-rata bensin di Amerika Serikat mencapai US$3,96 per galon.