Intelijen Israel?
Pemerintah Israel tak memberi pernyataan khusus soal kecelakaan yang menimpa Raisi. Namun negeri itu diketahui merupakan musuh bebuyutan Iran.
Baca Juga:
Kijang Innova Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter di Jalinsum Medan-Tarutung Desa Tangga Batu Timur
Kecelakaan soal Raisi pun mewarnai media lokal setempat. Salah satunya The Jerussalem Post.
Pernyataan muncul dari mantan kepala intelijen militer Israel, IDF, Tamir Hayman. Ia menjelaskan dampak jika Raisi meninggal atau menjadi cacat parah akibat kecelakaan helikopter.
"Hal ini tidak akan memiliki dampak strategis, hanya saja dampaknya tidak terlalu besar di mana Iran pusing dalam memilih presiden berikutnya," katanya di laman itu.
Baca Juga:
Mobil Terbalik di Tol Jagorawi, Diva Siregar Selamat dari Microsleep Maut
Menurutnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang membuat keputusan strategis besar, bukan presiden.
Namun Khamenei, kata dia, kini mengalami kesehatannya buruk dan Raisi dalam beberapa tahun terakhir dipandang sebagai kandidat utama untuk menggantikan Khamenei.
"Akan sulit menemukan presiden Iran berikutnya yang lebih buruk dari Raisi," ujarnya.