Walakin, gegabah jika cepat memvonis inilah akhir dari Kabul dan Afghanistan.
Dari banyak sumber resmi, seperti Britannica, mari mulai mengenal liatnya kota yang muncul dan berkembang di tepian Sungai Kabul ini.
Baca Juga:
Ledakan di Masjid Afghanistan Telan 3 Korban Jiwa
Jejak kawasan hunian manusia di sana ada sejak 3.500 tahun lalu.
Kota Kabul sendiri baru benar-benar meledak pertumbuhannya pada awal abad ke-20, ketika kawasannya meluas sampai ke bagian utara Sungai Kabul.
Sepanjang 1980-an, sebagai ekses perang tahun 1978-1992, kota ini kian riuh dan padat ketika semakin banyak orang dari berbagai penjuru Afghanistan mencari suaka di ibu kota yang terbilang lebih aman.
Baca Juga:
Ledakan di Masjid Kabul Telan Korban Jiwa
Kota ini juga telah menjadi saksi invasi AS pada 2001 sebagai reaksi atas serangan 11 September.
Bisa dibilang, meski menderita karena perang silih berganti yang melibatkan pihak-pihak di dalam negeri dan luar negeri, Kabul juga menjadi kota yang mendapat tambahan penduduk di tengah kekacauan negara yang tak berkesudahan.
Pada 2017, Britannica mencatat luas kota ini 1.030 kilometer persegi dengan populasi 3.961.500 jiwa.