WahanaNews.co | Mata dunia terpaku menatap Kabul.
Geram, ngeri, sedih, dan rasa ingin tahu yang sama besarnya menguasai benak masyarakat.
Baca Juga:
Ledakan di Masjid Afghanistan Telan 3 Korban Jiwa
Bagaimana sekarang nasib kota yang pernah masuk jajaran papan atas area urban dengan pertumbuhan tercepat itu?
Dari kisah yang dibagikan The New York Times selama akhir Agustus hingga kini, secuil wajah Kabul terlihat.
Sampai pekan kedua September ini, pemerintah lokal di kota terbesar di Afghanistan itu belum berfungsi.
Baca Juga:
Ledakan di Masjid Kabul Telan Korban Jiwa
Namun, pertokoan dan pasar mulai dibuka.
Di banyak sudut kota, pria-pria bersenjata mengawasi ekskavator membersihkan reruntuhan tembok sampai sisa mobil yang hangus terbakar dari tengah jalan.
Perubahan mencolok terlihat dari nyaris tidak ada perempuan berlalu-lalang sendiri.