Kim turut mendorong para ilmuwan pertahanan untuk terus mengembangkan teknologi guna memperkuat kesiapan tempur militer Korea Utara. Sejumlah pejabat militer senior dilaporkan turut mendampingi dalam uji coba tersebut.
Uji coba ini menjadi peluncuran rudal balistik keempat sepanjang April dan yang ketujuh sejak awal 2026.
Baca Juga:
Stok Menipis! Israel Mulai “Irit” Rudal Saat Dihujani Serangan Iran
Sementara itu, Istana Kepresidenan Korea Selatan mengecam tindakan tersebut dan mendesak Pyongyang menghentikan apa yang disebut sebagai "provokasi".
Menurut laporan media, Seoul menilai peluncuran rudal tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang pengembangan dan uji coba senjata balistik oleh Korea Utara.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.