Pasukan elit Inggris, Ranger Regiment tiba di Ukraina dengan pesawat militer serta membawa sekira 2.000 peluncur rudal anti-tank pekan ini.
Ketegangan antara Rusia dan Ukraina telah meningkat selama beberapa bulan terakhir.
Baca Juga:
NATO Ogah Dukung Perang Iran, Trump Ancam Pangkas Dana Triliunan Dolar
Hal ini terjadi karena negara-negara anggota NATO menuduh Rusia berencana "menyerang Ukraina", menyusul pergerakan pasukan negara itu di wilayah Rusia.
Rusia menyoroti aktivitas militer NATO di dekat perbatasan Ukraina, yang dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasionalnya.
Rusia juga telah menegaskan bahwa mereka memiliki hak untuk memindahkan pasukannya di dalam perbatasannya sendiri.
Rusia menawarkan proposal jaminan keamanan untuk menghentikan eskalasi dengan aliansi serta menyarankan batasan serius untuk penempatan rudal dan pasukan untuk kedua belah pihak.
Baca Juga:
Ancaman Trump Keluar NATO Dibalas Tegas Inggris: NATO Tak Tergantikan bagi Amerika
Namun, blok NATO tetap mempertahankan dan tidak akan meninggalkan kebijakan "pintu terbuka/open door". [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.