Sejauh ini, pemerintah AS telah melepas cadangan minyak strategis, melonggarkan sanksi Rusia, hingga mempercepat distribusi energi dalam negeri.
Namun, langkah-langkah tersebut dinilai hanya mampu memperlambat, bukan menghentikan lonjakan harga minyak global.
Baca Juga:
Mojtaba Khamenei: Iran Jalani 3 Perang Sekaligus, AS-Israel Mati Kutu
Kini, Washington mengambil langkah lebih jauh dengan mencabut sementara sanksi terhadap minyak Iran yang sedang berada di laut.
Di tengah situasi tersebut, Presiden Donald Trump memberi sinyal kemungkinan mengakhiri operasi militer terhadap Iran.
Ia menyampaikan hal itu melalui pernyataan pada Jumat (20/3/2026) di platform Truth Social.
Baca Juga:
Perang Amerika Serikat-Israel Vs Iran dan Dedikotomi Islam
Pernyataan tersebut menjadi indikasi terkuat bahwa konflik yang dimulai sejak 28 Februari berpotensi segera mereda.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut operasi militer diperkirakan berlangsung antara empat hingga enam minggu.
“Presiden dan Pentagon memperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 4-6 minggu untuk mencapai misi ini,” ujarnya.