Ukraina menyatakan bahwa Amerika Serikat kini telah meminta bantuan teknologi yang sebelumnya sempat ditolak.
Menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, negaranya telah mengirim drone serta para ahli untuk membantu melindungi pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania.
Baca Juga:
Sampah Masih Menumpuk Setiap Pagi di Beberapa Titik, Apakah Warga Kota Jambi Sudah Bahagia ?
Di sisi lain Ukraina juga secara terbuka meminta negara-negara sekutu untuk meningkatkan pasokan rudal Patriot buatan Amerika Serikat.
Berbeda dengan pengakuan pejabat tersebut, Gedung Putih membantah bahwa pemerintah telah melakukan kesalahan besar sebelum perang melawan Iran.
“Serangan balasan Iran telah turun 90 persen karena kemampuan rudal balistik mereka sedang dihancurkan secara total,” kata juru bicara Gedung Putih Anna Kelly.
Baca Juga:
Trump Klaim Seluruh Pemimpin Militer Iran Tewas, Sebut Mojtaba Khamenei "90 Persen Lenyap"
Ia menegaskan bahwa kritik yang datang dari sumber anonim tidak mencerminkan kondisi sebenarnya dari operasi militer Amerika Serikat.
“Karakterisasi yang dibuat oleh sumber anonim pengecut ini tidak akurat dan menunjukkan bahwa mereka hanya melihat dari luar,” ujarnya.
Kelly juga menjelaskan bahwa Menteri Pertahanan Pete Hegseth bersama militer Amerika telah mempersiapkan berbagai kemungkinan respons dari Iran sebelum konflik terjadi.