“Menteri Hegseth dan angkatan bersenjata melakukan pekerjaan luar biasa dalam merencanakan semua kemungkinan respons dari rezim Iran, dan keberhasilan tak terbantahkan dari Operasi Epic Fury berbicara dengan sendirinya.”
Selain meminta bantuan dari Ukraina, Amerika Serikat juga mulai mengembangkan teknologi drone murah sebagai tandingan bagi taktik Iran.
Baca Juga:
Viral Trump Minta Kode Nuklir, Ini Faktanya di AS
Militer Amerika diketahui telah memperkenalkan drone baru bernama Lucas yang dirancang meniru konsep drone Shahed milik Iran yang berbiaya rendah.
Di sektor swasta, putra-putra Presiden Donald Trump yakni Eric Trump dan Donald Trump Jr dilaporkan mendukung sebuah perusahaan drone berbasis di Florida yang berpotensi memasok teknologi tersebut kepada militer.
Meski menghadapi ancaman drone Iran, pemerintah Amerika Serikat tetap menegaskan bahwa kemampuan militer Iran telah dilemahkan secara signifikan.
Baca Juga:
AS Buru Pemimpin Milisi Irak, Hadiah Rp 172 Miliar Disiapkan
Pemerintahan Trump juga menyatakan bahwa konflik tersebut diperkirakan akan segera berakhir meskipun rincian rencana penghentian perang belum dijelaskan secara terbuka.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.