Okamoto, satu-satunya pelaku penyerangan yang selamat
mengaku tak memiliki dendam dengan rakyat Israel.
"Tetapi saya harus melakuannya karena itu adalah
tugas saya sebagai seorang prajurit revolusi," kata Okamoto, seperti
dikutip darikompas.com.
Baca Juga:
Di Tengah Puing Perang, Trump Bikin Dunia Kaget: Akui Peran Hamas soal Sandera Gaza
Pengadilan militer Israel selanjutnya
menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Okamoto yang kemudian dibebaskan
setelah menjalani hukuman selama 13 tahun pada 1985.
RoketHamasGempur Tel Aviv
Militan Palestina,Hamas menembakkan
rentetan roket ke pusat ekonomi IsraelTel Aviv, Selasa (11/5/2021)
sebagai pembalasan atas serangan Israel yang menghancurkan blok
menara di Gaza.
Baca Juga:
Hamas Desak Dunia Internasional Bertindak atas Dugaan Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza
Kedua kubu telah menembakkan tembakan terberat mereka
selama beberapa tahun.
Eskalasi tajam, yang dipicu oleh kekerasan di
Yerusalem, telah menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina di Jalur
Gaza yang diblokade dan tiga orang Israel, serta melukai ratusan lainnya.
"Ini baru permulaan" serangan Israel,
kata Menteri Pertahanan Benny Gantz memperingatkan, seperti yang dilaporkan
media CNA, Rabu (12/5/2021).