FSB mengatakan enam anggota "neo-Nazi" dari kelompok kekuatan kulit putih yang dilarang ditangkap karena mencoba membunuh Solovyov dengan meledakkan mobilnya di Moskow.
Penyelidik mengklaim dari rumah enam orang yang diduga terlibat dalam plot tersebut, mereka menyita sebuah bom, bahan-bahan dari alat peledak improvisasi (IED), senjata api dan amunisi, serta lencana dan perlengkapan Nazi.
Baca Juga:
Presiden Vladimir Putin Sebut Tak Ada yang Bisa Melarang Penggunaan Bitcoin
Keenam orang yang ditahan itu juga mengaku melakukan percobaan pembunuhan, dan mengaku atas arahan SBU.
Putin mengatakan dia memiliki nama-nama tersangka pelaku yang mengatur plot tersebut, dan dia meminta jaksa untuk mengumpulkan bukti tambahan untuk penuntutan.
SBU membantah tuduhan itu, mengatakan itu dibuat oleh Kremlin, menurut Sky News.
Baca Juga:
Unggul 87,32 Persen Suara, Vladimir Putin Jadi Pemimpin Terlama di Rusia Setelah Joseph Stalin
Putin mengklaim dia "mendenazifikasi" Ukraina ketika dia menginvasi negara itu pada 24 Februari, melepaskan pertumpahan darah dan serangan brutal terhadap bekas negara Uni Soviet itu. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.