Mali pernah kaya karena memiliki cadangan emas dunia yang yang diperdagangkan dengan pedagang dari Mesir, Persia, Venesia, dan Genoa.
Setelah kehancuran kerajaan abad ke 16, kekuatan dan kekayaannya berkurang dan belum pulih sejak itu. Saat ini, sebagian besar penduduknya bergantung pada pertanian musiman dan hidup sederhana.
Baca Juga:
PBB Kecam Negara Makmur dan Perusahaan Raksasa yang Cekik Bangsa Miskin
PBB memasukkan Mali pada daftar 47 negara dengan pembangunan tertinggal.
2. Irak
Irak adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia pada tahun 1960-1970an.
Baca Juga:
Singapura Jauh Melesat Lebih Maju dari Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya
Pendapatannya dihasilkan dari minyak bumi sebagai produsen kedua terbesar di dunia, sekaligus negara anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).
Pada tahun-tahun maju tersebut, Irak mencapai kejayaan dalam infrastruktur, perawatan kesehatan, dan layanan sosialnya.
Namun kejayaan Irak pudar setelah terjadi konflik terus menerus dengan negara tetangganya. Kondisi ini diperparah dengan kontroversi perebutan kekuasaan di dalam negeri.