“Status Selat Hormuz tetap dikendalikan secara ketat dan dalam kondisi semula, sampai Amerika Serikat memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal,” lanjut pernyataan itu.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sempat menyatakan bahwa Selat Hormuz dibuka untuk kapal komersial selama masa gencatan senjata dengan Lebanon.
Baca Juga:
AS dan Iran Dijadwalkan Kembali Berunding di Islamabad Pekan Depan
“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi seperti yang diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran,” tulis Araghchi.
Namun, tak lama setelah pernyataan tersebut, pemerintah Iran memberikan klarifikasi bahwa pembukaan jalur itu bersifat terbatas dan tetap dalam pengawasan ketat.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini].
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.