"Jadi ini bekerja sama dengan aplikator atau pihak ketiga. Dan pihak ketiga nanti metodenya subscribe atau mungkin nanti pemotongannya melalui (digital-red)," kata Akmal.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari PT Pos Indonesia.
Baca Juga:
Arnod Sihite Aklamasi Pimpin FSP PPMI SPSI, Ini 10 Poin Perjuangan Kesejahteraan Buruh
Vice President Payment PT Pos Indonesia Tri Aulia menyatakan pihaknya siap mendukung pengumpulan tabungan iuran melalui aplikasi yang telah disiapkan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pembayaran.
"Kami sangat mendukung penuh kerja sama yang dilakukan antara BPJS Kesehatan ini dengan teman-teman yang ada di komunitas, baik itu pengemudi online ataupun yang lain," ucap Tri Aulia.
Selain PT Pos Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk turut mendukung implementasi program tersebut melalui partisipasi para mitra pengemudi.
Baca Juga:
BPJS Kesehatan Luncurkan NADI JKN, Solusi Menabung Iuran agar Kepesertaan Tetap Aktif
Chief of Public Affair PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Dyan Shinto Eko Nugroho mengungkapkan ribuan mitra Gojek telah menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan sehingga memperoleh perlindungan kesehatan bagi diri sendiri maupun keluarganya.
"Mobilitas para mitra sangat tinggi karena mereka bekerja bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga. Saat ini, kami laporkan sebanyak 3.147 mitra Gojek di luar desil 1-5 telah bergabung dengan BPJS Kesehatan, sehingga mereka dan seluruh anggota keluarganya mendapatkan perlindungan dari risiko biaya kesehatan yang tidak terduga," kata Dyan.
Sebagai tahap awal implementasi, program NADI JKN masih diuji coba melalui skema konvensional di lima kantor cabang BPJS Kesehatan, termasuk di Boyolali dan Banyuwangi.