Menurutnya, buku panduan tersebut dapat membantu para pembina UKM dalam memberikan edukasi mengenai keamanan pangan kepada pelaku usaha.
“Buku saku ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pembina UKM. Panduan ini bisa menjadi acuan edukasi bagi UKM binaan kami,” ujarnya.
Baca Juga:
Biaya Kesehatan RI Capai Rp 640 Triliun Per Tahun, OJK Ungkap Baru 5% Ditangung Asuransi
Betsy menegaskan bahwa aspek keamanan pangan merupakan hal yang tidak dapat ditawar bagi setiap pelaku usaha.
Kesadaran mengenai pentingnya standar keamanan pangan dinilai sangat penting agar produk UKM tetap aman dikonsumsi masyarakat.
“Keamanan pangan adalah harga mati bagi seluruh pelaku usaha. Standar tersebut harus dipatuhi meski produk berasal dari UKM,” ucapnya.
Baca Juga:
Kapolda Jambi Terima Audiensi Konsulat Amerika Serikat, Bahas Penguatan Kerja Sama Keamanan dan Pertukaran Informasi
Ia berharap buku saku tersebut dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.
Dengan demikian, pelaku UKM diharapkan dapat berkembang lebih baik dan memperluas jangkauan pasar.
“Harapan kami UKM bisa berkembang lebih baik dan produknya semakin berkualitas. Langkah BPOM ini sangat membantu proses pembinaan,” katanya.