Beberapa layanan yang menjadi perhatian antara lain operasi trauma, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta hemodialisa bagi pasien yang membutuhkan terapi cuci darah.
Berdasarkan laporan situasi per 15 Agustus, dampak gempa tercatat meluas ke delapan kabupaten/kota di NTT.
Baca Juga:
Menkes Temukan Bakteri E. coli pada Sejumlah Sampel MBG, BGN Perketat Standar Sanitasi Dapur
Daerah tersebut meliputi Sikka, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, dan Flores Timur.
Dari sejumlah fasilitas kesehatan yang terdampak, Kemenkes memberikan perhatian khusus terhadap RSUD Nagekeo dan RSUD Ruteng.
Kedua fasilitas tersebut dinilai membutuhkan dukungan tambahan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan medis bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Baca Juga:
CKG 2026 Temukan Sejuta Kasus Baru Hipertensi, Kemenkes Ingatkan Pentingnya Cek Kesehatan Tahunan
“Info sementara lokasi terparah di RSUD Nagekeo dan RSUD Ruteng. RS Lapangan lengkap dengan fasilitas operasi, serta Emergency Medical Team yang terdiri dari dokter spesialis bedah, anestesi, dan emergensi sudah bergerak ke dua lokasi tersebut,” ujarnya.
Untuk memperkuat pelayanan di RSUD Nagekeo yang mengalami kerusakan cukup berat, Kemenkes mengirimkan satu unit Rumah Sakit Mobil pada Senin (17/8/2026).
Fasilitas kesehatan bergerak tersebut dilengkapi dengan ruang operasi dan sejumlah sarana pendukung untuk membantu penanganan pasien, khususnya kasus kegawatdaruratan dan kebutuhan medis dasar.