WAHANANEWS.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap penguatan sektor kesehatan yang menjadi bagian dari arah kebijakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan perlu dibarengi dengan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tidak hanya tersedia secara fisik, tetapi juga dapat berjalan secara optimal.
Baca Juga:
Komisi XII DPR Optimistis Target Lifting Minyak dan Gas 2027 Bisa Tercapai
Nihayatul menilai pembangunan dan penguatan fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit, masih menjadi kebutuhan penting untuk memperluas pemerataan akses kesehatan.
Hal tersebut terutama dirasakan di sejumlah daerah di luar Pulau Jawa yang hingga kini masih memiliki kecamatan tanpa fasilitas puskesmas.
“Yang pertama soal rumah sakit, soal puskesmas, dan juga untuk dokter. Karena itu memang menjadi prioritas awal dari Pak Prabowo, Pak Presiden kita. Karena selama ini kita tahu banyak sekali kecamatan-kecamatan yang belum punya puskesmas, terlebih di luar Pulau Jawa,” ujar Nihayatul dikutip dari situs resmi DPR RI, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga:
DPR Apresiasi Swasembada Delapan Komoditas Pangan, Bambang Haryadi: Ini Prestasi
Menurut legislator Fraksi PKB tersebut, keberadaan puskesmas di setiap kecamatan sangat penting karena fasilitas itu menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan primer.
Dengan distribusi puskesmas yang lebih merata, masyarakat diharapkan tidak harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh layanan kesehatan dasar.
Selain memperluas akses pelayanan primer, keberadaan puskesmas yang memadai juga dinilai dapat membantu mengurangi beban rumah sakit rujukan.