WAHANANEWS.CO Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengusulkan agar Komisi IX DPR RI segera membentuk Panitia Kerja (Panja) Perlindungan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan serta Tenaga Medis.
Menurutnya, keberadaan panitia kerja tersebut penting untuk memastikan negara benar-benar hadir dalam memberikan perlindungan hukum, jaminan keselamatan kerja, serta kesejahteraan yang layak bagi para tenaga kesehatan dan tenaga medis yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di Indonesia.
Baca Juga:
Bambang Patijaya Sebut B50 Capaian Monumental, Aspirasi Koperasi Sawit Akan Diteruskan ke EBTKE
Usulan itu disampaikan Netty saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Dalam forum tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan menjadi salah satu pembahasan utama, termasuk aspek perlindungan dan kesejahteraan para dokter.
Netty memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para dokter, tenaga kesehatan, serta tenaga medis yang setiap hari menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga:
Daniel Johan Apresiasi Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal demi Pulihkan Hutan Lindung Aceh
Namun demikian, ia menilai besarnya tanggung jawab yang diemban para tenaga kesehatan hingga saat ini belum diimbangi dengan perlindungan maupun kesejahteraan yang memadai.
"Hari ini negara meminta dokter menjadi garda terdepan untuk menjamin keselamatan rakyat Indonesia. Namun ternyata pada kenyataannya, perlindungan dan kesejahteraan terhadap dokter, tenaga kesehatan, tenaga medis ini belum berbanding lurus dengan tugas yang diberikan kepada para dokter di tanah air," ujarnya.
Politisi Fraksi PKS tersebut juga menyoroti sejumlah kasus yang menimpa tenaga kesehatan, termasuk meninggalnya dokter peserta program internship.