Belajar bersyukur dan menghargai perjalanan pribadi dapat meningkatkan rasa puas dan bahagia dalam hidup.
4. Cari bantuan profesional bila perlu
Baca Juga:
Bobon Santoso Pensiun dari YouTube, Channel 18 Juta Subscriber Dijual Rp 20 Miliar
Jika FOMO sudah mulai terasa mengganggu aktivitas sehari-hari dan berdampak pada kesehatan mental, maka tidak ada salahnya untuk mencari bantuan.
“Jika FOMO sudah terlalu mengganggu, jangan ragu untuk mencari pertolongan ke psikolog. Langkah ini bisa menjaga kesehatan mentalmu,” saran Halodoc.
Berkonsultasi dengan profesional bisa membuka jalan pemulihan yang lebih sistematis dan terarah.
Baca Juga:
Konten Guru SD Diduga Child Grooming Siswi Gegerkan Sukabumi
Secara keseluruhan, meskipun FOMO merupakan bagian dari dinamika kehidupan modern, bukan berarti kita harus selalu tunduk padanya.
Dengan meningkatkan kesadaran, mengelola waktu penggunaan media sosial, dan menjaga kesehatan mental, setiap individu bisa menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan bermakna tanpa harus merasa tertinggal dari apa yang terjadi di luar sana.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.