Menurut Sandi, HH kemudian menceritakan persoalan tersebut kepada temannya berinisial RWMS.
Dalam kondisi emosi, RWMS lalu mengajak lima rekannya untuk mendatangi MH di studio pembuatan tato di kawasan Taman Bunga.
Baca Juga:
DJP Ingatkan Marketplace, Seller di Bawah Rp 500 Juta Setahun Tak Boleh Dipajaki
"Setibanya di lokasi, mereka lalu membawa MH ke area dekat taman hewan dan meminta agar uang yang telah dibayarkan HH dikembalikan," ujar Sandi.
Namun, MH mengaku belum bisa mengembalikan uang tersebut dan meminta waktu kepada para pelaku.
Perdebatan pun terjadi sebelum MH akhirnya dibawa kembali ke stan tempatnya bekerja sebagai pembuat tato.
Baca Juga:
Ketua BEM FH UBK Minta Maaf Usai Akui Terima Uang Rp 20 Juta Sebelum Demo
"Sehingga terjadilah cekcok," urai Sandi.
Sandi mengatakan MH kemudian meminta waktu untuk mengembalikan uang yang dipersoalkan tersebut.
"Lalu MH meminta waktu untuk mengembalikan uang tersebut," urai Sandi.