Melihat RWMS terlibat keributan, lima rekannya datang dan bersama-sama melakukan pengeroyokan terhadap Jaka Malau.
"Lalu terjadi cekcok dan pukul pukulan," sebut Sandi.
Baca Juga:
DJP Ingatkan Marketplace, Seller di Bawah Rp 500 Juta Setahun Tak Boleh Dipajaki
Sandi mengatakan lima rekan RWMS ikut menyerang korban karena tidak terima melihat RWMS terlibat perkelahian.
"Tidak terima RWMS dipukul, lalu teman teman RWMS datang dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap Jaka Malau," sebut Sandi.
Belakangan, polisi mengetahui Jaka Malau tidak memiliki hubungan dengan perselisihan antara HH dan MH.
Baca Juga:
Ketua BEM FH UBK Minta Maaf Usai Akui Terima Uang Rp 20 Juta Sebelum Demo
Korban diduga menjadi sasaran salah akibat kesalahpahaman para tersangka yang saat itu tersulut emosi.
"Setelah dipukuli, korban dibiarkan kritis di pinggir jalan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong," ucap Sandi.
Jenazah korban akhirnya diautopsi setelah pihak keluarga memberikan persetujuan kepada aparat kepolisian.