Situasi tersebut semakin meyakinkan karena pelaksanaan tes menggunakan berbagai atribut yang mengatasnamakan kementerian.
“Ada perekrutan, kayak saya tuh dilakukan tes,” ujar DYA.
Baca Juga:
Sebulan Lagi Cair, Berikut Komponen dan Besaran Gaji ke-13 Buat ASN
Salah satu tahapan yang dijalani DYA adalah tes psikologi dengan atribut kementerian terpasang di lokasi.
“Tesnya itu tes psikologi yang ada tulisannya, kementerian, ada baliho-nya gitu loh, ada tulisannya kementerian,” katanya.
DYA juga mengaku melihat orang-orang yang memperkenalkan diri sebagai pegawai kementerian dan petugas dari pusat di Jakarta.
Baca Juga:
Tahap Akhir! CPNS Raja Ampat Formasi 2024 Segera Ditetapkan Jadi PNS
Orang-orang tersebut disebut ikut melakukan pengujian terhadap empat peserta yang mengikuti proses bersama DYA.
“Di situ ada pegawainya juga yang ngaku-ngaku orang kementerian, juga orang pusat dari Jakarta,” ujar DYA.
Para peserta kemudian diberikan surat yang menggunakan kop mengatasnamakan kementerian.