"Awalnya karena ada anak yang mengeluhkan sakit di alat kelaminnya. Di situ orang tuanya curiga diberilah pemahaman ini anak. Akhirnya dia bercerita kalau pernah digitukan (dicabuli) sama pelaku YS," paparnya.
Berdasarkan keterangan anak itu, orangtua korban membuat laporan polisi. Kemudian dilakukan penyelidikan dan meringkus YS di Desa Siwolong Polong, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang pada Jumat 28 Agustus kemarin.
Baca Juga:
Sosok Perempuan V dalam Kasus Cabul AKBP Fajar Diungkap Komnas HAM
"Jadi pelaku kita amankan sekitar pukul 16.00 Wita kemarin. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan yang masuk terkait kasus pencabulan ini," katanya.
Kepada polisi, pelaku mengakui jika dirinya melakukan pencabulan terhadap korban di Desa Siwolong Polong, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang pada Selasa 22 Agustus lalu. Modusnya pelaku meminjamkan handphone untuk menonton.
Dari hasil interogasi juga itu turut terungkap ternyata pelaku bukan hanya mencabuli satu anak melainkan ada sederet anak yang juga menjadi korbannya. Total ada 11 yang sudah dicabuli.
Baca Juga:
Siswa SMA di Pinrang Diduga Cabuli 16 Bocah, Bereaksi Sejak Duduk di Bangku SMP
"Dari hasil pemeriksaan dia akui total korbannya mencapai sebelas anak semua," jelasnya. Atas perbuatannya, pelaku kini telah ditahan dan jadi tersangka. "Sudah ditahan dan tersangka. Ancaman hukumnnya minimal 5 tahun maksimal 15," terangnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.