Secara administratif, perusahaan itu tercatat bergerak di bidang perdagangan serta konsultasi komputer.
Namun dalam praktiknya, PT A2Z Solusindo Teknologi berperan sebagai beneficial owner dari PT Trans Digital Cemerlang yang merupakan perusahaan portal web untuk menaungi berbagai situs perjudian daring.
Baca Juga:
Polisi Bongkar Jaringan Judol, Rp 96,7 Miliar Uang Tunai Dipamerkan ke Publik
Sejak mulai beroperasi pada 2018, perusahaan tersebut diketahui mengendalikan sedikitnya 14 situs judi online.
Situs-situs yang berada dalam kendali jaringan tersebut antara lain YUKKPLAY54, BetVIVA, ARENASLOT77, loginjptogel77, royal777vip, Juragan Gaming, CBOGAMING, 888Togel, mabukw1n, AQUASLOT, Alexis17, GOKKEN138, UGSLOT, serta HCS77.
“Uang hasil perjudian daring kemudian disamarkan ke rekening terpidana Oei Hengky Wiryo dan beberapa rekening terafiliasi lainnya,” kata Nurul.
Baca Juga:
PPATK Ungkap Transaksi Turun Drastis di 2025, Warga RI Tinggalkan Judol
Operasional jaringan perjudian daring tersebut akhirnya terungkap setelah aparat penegak hukum menelusuri aliran dana yang mencurigakan.
Pada 2024, Badan Reserse Kriminal Polri menerima laporan transaksi keuangan mencurigakan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan yang berkaitan dengan aktivitas perjudian daring.
Dari laporan tersebut, aparat berhasil menelusuri aliran dana deposit para pemain judi online yang mengarah ke sejumlah rekening penampung milik jaringan Oei Hengky Wiryo.