Pembangunan dan peningkatan kapasitas 66 RSUD tersebut dilaksanakan secara bertahap pada periode 2025–2029.
Sebanyak 10 RSUD yang tergabung dalam Grup Pertama telah rampung pada 2025. Sementara itu, 12 RSUD dalam Grup Kedua yang mulai dibangun pertengahan 2025 ditargetkan selesai akhir Maret 2026.
Baca Juga:
Pemerintah Pusat-Daerah Perkuat Koordinasi Tangani Dampak Banjir Bandang di Sitaro
Adapun 10 RSUD dalam Grup Ketiga yang masuk tahap pembangunan tahun 2026 ditargetkan tuntas pada akhir 2026.
Dengan demikian, total 32 rumah sakit diharapkan sudah dapat beroperasi pada akhir 2026 guna mempercepat pelayanan kesehatan rujukan di wilayah sasaran.
"Pemenuhan SDM kesehatan harus sejalan dengan kesiapan infrastruktur. Rumah sakit yang sudah berdiri harus segera didukung tenaga medis lengkap agar pelayanan rujukan tidak lagi menumpuk di kota besar," ujar Sukadiono.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Pemulihan Pendidikan di Sumatra, Sekolah Ditargetkan Aktif Awal 2026
39 RSUD Masih Kekurangan Dokter Spesialis
Di sisi lain, Direktur Jenderal SDMK Kementerian Kesehatan Yuli Farianti mengungkapkan bahwa pemenuhan tenaga medis di RSUD PHTC masih menghadapi tantangan serius.
Dari total 66 RSUD yang ditargetkan, sebanyak 39 rumah sakit belum memiliki kelengkapan tujuh dokter spesialis dasar dan penunjang yang menjadi standar layanan Tipe C.