Seluruh 14 orang di dalam pesawat tersebut dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera.
Otoritas penerbangan di masing-masing negara telah membuka investigasi untuk mengungkap penyebab setiap kejadian.
Baca Juga:
Kajari Depok Peroleh Penghargaan Dari Menteri ATR/BPN Indonesia
Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang mengaitkan ketiga insiden tersebut dengan masalah teknis yang sama pada pesawat ATR.
ATR merupakan produsen pesawat asal Eropa yang berdiri sejak 1981 sebagai perusahaan patungan antara Airbus dari Prancis dan Leonardo dari Italia.
Pabrikan ini dikenal sebagai spesialis pesawat turboprop regional melalui keluarga ATR 42 dan ATR 72.
Baca Juga:
Pj. Gubernur Adhy: Bentuk Kepastian Hukum Atas Kepemilikan Tanah
Keunggulan pesawat ATR terletak pada efisiensi bahan bakar, kemampuan beroperasi di bandara terbatas, serta biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan pesawat jet regional.
Saat ini pesawat ATR dioperasikan di lebih dari 100 negara dan melayani rute-rute dengan karakteristik medan yang menantang.
Kantor pusat ATR berada di Toulouse, Prancis, dengan fasilitas perakitan akhir di Toulouse dan Naples, Italia.