Di sisi lain, Rudy turut menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang sempat membandingkan posisi sang adik dengan Hashim Djojohadikusumo.
Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan dalam sebuah acara bincang santai bersama awak media dan memicu beragam tanggapan.
Baca Juga:
Berau, Surga Tersembunyi Kalimantan Timur: Saatnya Liburan Menyatu dengan Alam
"Tidak ada maksud sedikit pun untuk membawa dan membandingkan pihak mana pun dalam konteks yang tidak semestinya," ujarnya.
Ia mengakui akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
"Ke depan saya akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru," katanya.
Baca Juga:
Interkoneksi Jalan di Kawasan Otorita IKN Terus Dilanjutkan, MARTABAT Prabowo-Gibran Apresiasi Rencana Pembangunan Tol Samarinda–Bontang Tahun 2028
Respons kritik datang dari Bendahara DPD Gerindra Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, yang menilai perbandingan tersebut tidak relevan antara level nasional dan daerah.
“Tidak apple to apple, kalau bandingkannya ke Presiden, beliau simbol negara,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perbandingan yang lebih tepat seharusnya menyentuh aspek kepemimpinan, bukan hak prerogatif Presiden.