Serikat buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pagi ini. Mereka akan menyerukan penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja.
"Tuntutan, tolak omnibus law UU Cipta Kerja," kata Presiden KSPI, Said Iqbal dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (14/1).
Baca Juga:
Dihadiri Menteri Ketenagakerjaan dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, FSP PPMI SPSI Siap Gelar Munas VIII di Solo Besok
Massa dijadwalkan akan berkumpul pukul 10.00 WIB di depan Gedung DPR. Aksi ini juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
"Aksi juga dilakukan serentak di 34 provinsi yang lain dengan tuntutan yang sama," kata dia.
Said Iqbal mengatakan aksi ini bakal diikuti oleh beberapa elemen. Selain buruh, mereka yang bakal mengikuti aksi adalah petani hingga nelayan.
Baca Juga:
Ferri Nuzarli Tinggalkan Partai Buruh, 1,3 Juta Anggota ORI Ikut Mundur
"Selain buruh, aksi ini juga akan diikuti elemen petani, nelayan, miskin kota, yang tergabung dalam 4 konfederasi serikat pekerja, 60 Federasi serikat pekerja di tingkat nasional, buruh migran, PRT, urban poor consortium, dan lain sebagainya," jelasnya. [bay]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.