WAHANANEWS.CO, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial YY yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Malaysia.
Kasus tersebut menjadi sorotan luas setelah rekaman video yang memperlihatkan kekerasan terhadap korban beredar di media sosial dan memicu reaksi publik di Indonesia maupun Malaysia.
Baca Juga:
Usai AS Tangkap Presiden Venezuela, Kemlu RI Rilis Pernyataan Resmi
Dalam video yang beredar pada Minggu (14/6/2026), terlihat seorang perempuan yang diduga korban duduk di sofa sambil menerima pukulan berulang kali dari seorang pria mengenakan kaus biru.
Korban tampak mengerang kesakitan dan tidak memberikan perlawanan. Rekaman tersebut kemudian menyebar luas dan mendorong desakan agar aparat penegak hukum segera bertindak.
Otoritas Malaysia diketahui telah mengambil langkah cepat dengan menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap YY.
Baca Juga:
Heboh Baliho Prabowo di Israel, Kemenlu RI: Normalisasi Hanya Jika Palestina Merdeka
Penangkapan tersebut diharapkan menjadi awal pengungkapan secara menyeluruh mengenai kronologi dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tindak kekerasan tersebut.
Menanggapi perkembangan itu, Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical meminta agar para pelaku dijatuhi hukuman berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Malaysia.
"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang dialami saudari YY. Perbuatan tersebut merupakan tindakan tidak manusiawi dan tidak dapat ditoleransi. Para pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal agar memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi siapa pun yang melakukan kekerasan terhadap pekerja migran,” kata Deng Ical dikutip dari situs resmi DPR RI, Rabu (17/6/2026).