WAHANANEWS.CO, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi memberikan apresiasi atas langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau dalam mengungkap praktik perjudian online internasional yang berkedok lotre Hong Kong di Kota Batam.
Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan 14 warga negara asing (WNA) yang berasal dari lima negara berbeda.
Baca Juga:
Mafirion Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati, Desak Negara Bertindak Cepat
Para tersangka diduga merupakan bagian dari jaringan judi online internasional yang menjalankan aktivitas perjudian berbasis digital dengan sasaran lintas negara.
Habib Aboe menilai pengungkapan kasus itu menjadi bukti keseriusan Polri dalam memberantas praktik judi online yang kini semakin berkembang dan memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau masyarakat secara luas.
Menurutnya, keberhasilan aparat dalam membongkar jaringan internasional tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan respons cepat aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan ruang siber nasional.
Baca Juga:
KUHP-KUHAP Baru Dinilai Perkuat Ruang Demokrasi dan Lindungi Aktivis Buruh
“Kita memberikan apresiasi kepada Polda Kepri yang berhasil membongkar praktik judi online internasional ini. Ini menunjukkan bahwa aparat bergerak cepat dan serius dalam menjaga keamanan ruang digital serta melindungi masyarakat dari dampak buruk judi online,” ujar Habib Aboe dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, praktik perjudian online saat ini telah berkembang menjadi kejahatan lintas negara yang terorganisasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk menjalankan operasinya secara tersembunyi.
Karena itu, menurutnya, penanganan kasus semacam ini membutuhkan kerja sama yang kuat antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
Sebelumnya, Dirreskrimsus Polda Kepri mengungkapkan bahwa kasus tersebut berhasil dibongkar setelah aparat menerima laporan masyarakat pada 10 Mei 2026.
Habib Aboe menilai informasi dari masyarakat menjadi faktor penting dalam membantu aparat mengungkap jaringan kejahatan siber, termasuk judi online yang kini semakin masif.
“Kita ingin masyarakat terus membantu Polri. Informasi dari masyarakat sangat penting dalam membongkar jaringan-jaringan kejahatan seperti ini. Judi online sekarang bergerak sangat cepat, lintas negara, dan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Politisi Fraksi PKS ini.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa judi online bukan hanya sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga telah menjadi ancaman sosial yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
Menurutnya, banyak persoalan sosial dan ekonomi yang muncul akibat kecanduan judi online, mulai dari kehancuran ekonomi keluarga, maraknya pinjaman ilegal, tindak kriminalitas, hingga rusaknya masa depan generasi muda.
“Judol ini sangat berbahaya. Banyak keluarga hancur karena judi online. Karena itu pemberantasannya harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat,” tegasnya.
Habib Aboe juga mendorong aparat penegak hukum untuk terus melakukan penindakan secara berkelanjutan terhadap jaringan judi online internasional.
Ia meminta agar proses hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata, melainkan juga menyasar aktor intelektual serta aliran dana yang menjadi sumber operasional jaringan perjudian tersebut.
“Kita berharap penindakan dilakukan sampai ke akar-akarnya, termasuk membongkar jaringan internasional dan aliran dananya. Ini penting agar efek jera benar-benar terasa,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]