Ia juga menyoroti penerapan sistem Pemilihan Toko Terbuka (PTT) dalam program BSPS yang sejauh ini mampu menciptakan efisiensi nasional rata-rata 6 persen.
“BSPS adalah pemberdayaan rakyat untuk merenovasi rumah secara mandiri. Gotong royong itu harus didukung riset yang kuat agar program semakin tepat sasaran,” ujarnya.
Baca Juga:
Program BSPS Jawa Tengah Resmi Dimulai, Pemerintah Targetkan 30 Ribu Rumah Layak Huni
Menanggapi hal tersebut, Kepala BRIN Arif Satria memastikan kesiapan pihaknya memenuhi kebutuhan riset Kementerian PKP.
Ia menegaskan bahwa dukungan ilmiah merupakan mandat utama BRIN dalam merumuskan kebijakan publik.
“BRIN siap mendukung dengan riset yang fokus menyelesaikan masalah strategis. Kementerian PKP adalah kementerian pertama yang meminta dukungan langsung di level menteri, dan ini yang kami harapkan kebijakan berbasis bukti,” ujar Arif.
Baca Juga:
Menteri Ara Dorong Peran Pengusaha Muda Papua dalam Percepatan Hunian Subsidi
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.