Hal ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi yang diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Situasi global tentu kami pantau dengan sangat serius. Namun data di lapangan menunjukkan bahwa kinerja pariwisata Bali dalam beberapa minggu terakhir masih berada pada kondisi yang stabil, dengan tingkat hunian hotel yang tetap terjaga. Ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi yang dipercaya dan diminati wisatawan dunia,” ujar Menteri Pariwisata.
Baca Juga:
Pariwisata dengan Energi Bersih, ALPERKLINAS Apresiasi PLN Indonesia Power yang Jadikan Bali Etalase Transisi Energi Indonesia
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pelaku industri pariwisata, mulai dari pengelola hotel, agen perjalanan, hingga asosiasi pariwisata.
Selain itu, berbagai strategi promosi dan pemasaran destinasi juga terus diperkuat di sejumlah pasar wisata utama guna menjaga keberlanjutan kinerja sektor pariwisata Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa pariwisata nasional tetap kompetitif dan mampu menarik minat wisatawan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Baca Juga:
Paradoks Wisata Bali: Wisman Ramai, Pajak Daerah Bocor
Kementerian Pariwisata juga menyampaikan optimisme bahwa Indonesia, khususnya Bali, masih memiliki daya tarik yang sangat kuat sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Dengan kekayaan alam, budaya yang unik, pengalaman wisata berkualitas, serta dukungan kerja sama antara pemerintah dan industri pariwisata, Indonesia diyakini tetap berada pada posisi strategis sebagai salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan global.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.